Merebaknya Hallyu Wave di Indonesia membuat Korea Selatan menjadi salah satu destinasi wisata banyak orang. Berbeda dengan Indonesia, Korea Selatan memiliki empat musim berbeda dengan daya tariknya masing-masing. Kira-kira, kapan waktu terbaik untuk berwisata ke Korea Selatan?
- Musim Semi (Maret-Mei)
Musim semi cocok untuk kamu yang ingin berfoto dengan latar Cherry Blossom bermekaran dengan cantik! Suasana yang romantis dan suhu yang cukup hangat untuk berwisata di luar ruangan.
- Musim Panas (Juni-Agustus)
Salah satu festival musik terkenal, yaitu Waterbomb menjadi daya tarik wisatawan yang ingin menikmati perang air dipadukan dengan pertunjukan musik artis papan atas Korea. Biasanya, Waterbomb diadakan di kota besar seperti Seoul, Busan, dan Sokcho.
- Musim Gugur (September-November)
Suhu di musim gugur yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin cocok untuk wisatawan menikmati pemandangan pohon yang daunnya mulai berubah warna menjadi oranye. Saat bepergian wisata di musim gugur, hindari tanggal saat orang Korea merayakan Chuseok (Korean Thanksgiving Day) karena banyak toko yang tutup, ya!
- Musim Dingin (Desember-Februari)
Musim yang cocok untuk menghabiskan waktu bermain salju dan ski bersama keluarga dan teman-teman. Sebelum bepergian, pastikan pakaian yang kamu pakai sudah cukup hangat dan wajib bawa hot pack, ya! Karena suhu bisa anjlok hingga titik minus.\
Apapun musimnya, akan lebih menyenangkan jika kamu bisa berbahasa Korea supaya gak tersesat di subway dan bisa nawar saat belanja di pasar tradisional. Yuk lengkapi keseruan berlibur di Korea Selatan dengan mulai belajar bahasa Korea di Toktok Class!

